Teknik Dasar Jalan Cepat Yang Baik dan Benar

Teknik Dasar Jalan Cepat Yang Baik dan Benar – Jalan Cepat termasuk salah satu nomor dalam atletik. Jalan cepat dikelompokkan dengan nomor lari (nomor jalan dan lari) karena pada dasarnya gerakan berjalan sama dengan gerakkan berlari yaitu sama-sama mengutamakan kaki dan lengan sebagai sumber gerakkannya.

Perlu kita ketahui bahwa tidak hanya kaki dan lengan saja yang menentukan kemampuan seseorang untuk dapat berjalan cepat dan berlari. Diperlukan juga kekuatan otot-otot prut, punggung dan beberapa unsur lainnya yang berpengaruh terhadap kedua jenis gerakkan tersebut.

Disamping adanya persamaan antara berjalan dan berlari, bila dilihat dari cara melakukannya ada suatu perbedaan. Perbedaan antara gerakkan berjalan dan berlari dapat dilihat dari suatu batasan tentang jalan cepat yaitu :

Definisi Jalan Cepat

Jalan cepat merupakan suatu langkah yang terus meneurus hingga kontak kaki dengan tanah tidak pernah terputus. kaki yang sedang melangkah harus sudah berpijak/mendarat di tanah ketika kaki yang belakang mulai di angkat.” Lutut kaki menumpu (depan) harus lurus pada saat kaki yang lain (belakang) mulai melangah.

Setelah kita melihat definisi diatas, dapat kita ambil kesimpulan gerakkan berjalan tidaklah terjadi saat kaki melayang di udara dan pada saat gerakkan berlari terdapat saat-saat melayang di udara walaupun hal itu hanya terjadi hanya sekejap setiap langkah. Nah, itulah sebabnya pada saat perlombaan jalan cepat harus ada wasit khusus yang mengawasi para peserta, apakah perserta tersebut benar-benar berjalan atau berlari.

Untuk melakukan jalan cepat yang baik dan benar, disini saya akan menjelaskan tahapan-tahapan teknik dasar jalan cepat. Dalam tahapan yang akan saya jelaskan ini Anda bisa melihatnya pada gambar. Adapun teknik tersebut sebagai berikut:

Teknik Dasar Jalan Cepat yang baik dan benar

Berjalan merupakan kegiatan yang sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Berjalan suatu gerakkan yang sangat mudah kita lakukan. Tetapi perlu kita ketahui bersama, melakukan jalan cepat tidak semudah seperti gerakkan berjalan yang kita lakukan sehari-hari. Disini saya akan menjelaskan serangkaian gerakan melakuka jalan cepat, sebagai berikut :

1. Gerakkan kaki

Tahap Ayunan (Gambar 1 & 2)
Ditahap ayunan ini, kaki kanan bertumpu ditanah dalam sikap lutut lurus. Kemudian kaki kiri sebagai kaki ayun dilangkahkan kedepan rendah saja dalam sikap lutut agak di tekuk. Ayunan kaki kedapan ini bersumber pada persendian pinggul.

Tahap Dorongan ( Gambar 3)
Ditahap dorongan ini, sebelum kaki ayun (kiri) berpijjak ditanah, maka kaki kanan harus melakukan dorongan atau tolakkan kedepan dengan sebagian besar bersumber pada kekuatan pergelangan kaki dan telapak kaki, saat kaki akan dilepas dari tanah terakhir pada bagian ujung telapak (jari) kaki.

Tahap Tumpuan Ganda (Gambar 4)
Pada tahap tumpuan ganda ini, kedua kaki sama-sama berpijak di tanah. Kaki kanan berpijak pada ujung kaki sedangkan kaki kiri bertumpu pada bagian tumit. Jadi pada saat kaki kiri melangkah kedepan harus berpijak pada bagian tumit terlebih dulu.

Tahapan Ayunan Diteruskan Tahap Dorongan (Gambar 5 – 11)
Pada tahapan ayunan diteruskan tahap dorongan bisa Anda lihat di gambar 5 – 11, untuk melakukannya Sikap badan tetap tegak, ayunan lengan rileks bersumbu pada persendian bahu. Setiap langkah kaki dilakukan secepat mungkin dan lebar atau penjang-panjangnya, dan seluruh kaki rileks tanpa ketegangan.

2. Sikap Pinggul
Pada sikap ini, pinggul selalu lemas atau rileks, tidak kaku dan tegang. Jika kita perhatikan para atlet jalan cepat sikap pinggulnya bergoyang dan telihat lucu.

3. Gerakkan Lengan
Pada gerakan ini, ayuanan kedua lengan lemas (rilek), gerakkan bersumber pada persendian bahu, ayunan ke depan agak masuk kedalam (medial). Bila Anda malakukannya degan kaku maka akan mengurangi kecepatan dalam berjalan.

Saat siku ditekuk dan wajah harus rileks. Pada saat lengan terayun kebelakang sudut siku maksimal 90 derajat, pada akhir ayuanan kedepan sudut siku lebih mengecil, genggaman tangan maksimal setinggi dagu.

Dan jari-jari tangan dan pergelangan tangan tidak terlampau berkibas, di anjurkan supaya ujung ibu jari selalu menempel pada jari telunjuk, sedangkan ketiga jari lainnya ditekuk rilek dan wajar.

4. Sikap Badan, Leher dan Kepala
Pada sikap ini, sikap badan harus tetap tegak (rileks sewajarnya). Leher rileks, kepala tegak dan wajar. Pandangan bebas (sebentar kebawah terus kedepan dan agak ke depan, lakukan pandangan tersebut silih berganti, tergantung dari kebiasaan dan kemantapan masing-masing atlet). Bahu tetap rilek tidak terangkat keatas.

Apabila Anda ingin menjadi seorang atlit jalan cepat, lakukanlah latihan jalan cepat diatas dengan giat dan teratur. Bagi Anda seorang pengajar, berilah latihan kepada anak tahap demi tahap, apabila anak tersebut sudah menguasai tahap demi tahap barulah Anda kombinasikan keseluruh gerakan.

Demikan saya sampaikan teknik dasar melakukan jalan cepat dengan baik dan benar. Sekian dari saya, semoga bisa bermanfaat untuk Anda semua.

Teknik Dasar Jalan Cepat Yang Baik dan Benar | Ambar | 4.5