Cara menggunakan Tanda Baca Garis Miring dan Tanda Petik

Hallo sobat ini merupakan pembahan tanda baca yang terakhir yang akan saya ulas yaitu tanda baca garis miring dan Tanda petik, langsung saja yuuk sobat ke pembahasan :

Tanda baca garis Miring ( / )

  1. Tanda garis miring dipakai dalam penomoran surat.Contoh :
    – No. 8/PK/XI/2015
    – Tahun ajaran 2015/2016

     

  2. tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata ; dan, atau, penomoran alamat. Contoh :
    – Mahasiswa/mahasiswi
    – harganya Rp. 5.000,00/buku
    – orang tua/wali murid
Tanda baca Tanda Petik ( ” )
  1. Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan, naskah atau bahan tertulis lain. Kedua pasang tanda, petik itu di tulis sama tinggi di sebelah atau baris.Contoh :
    – “Kapan tiba dari kampung?” tanya anggi.
    – “Kerjakanlah PR-mu,” kata ibu.

     

  2. Tanda petik mengapit judul syair, karangan, dan bab buku, apabila dpakai dalam kalimat.Contoh :
    – Kakak meminjam buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”.
    – Hero B. Adilman membaca puisi “Karawang Bekasi” dengan penuh penjiwaan.

     

  3. Tanda petik mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus. Contoh :
    – Penyakit ‘AIDS” sangat berbahaya
    – “Strok” membuat orang jadi lumpuh.

     

  4. Tanda petik penutup mengikuti tanda baca yang kengakhiri petikan langsung. Contoh :
    – Adik berkata, “Kelak aku ingin menjadi Presiden”.
    -kata Ibu, “Aku harus rajin menabung”.

     

  5. Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda, petik yang mengapit kata atau ungkapan yang di pakai dengan arti khusus. Contoh :
    – Saking jeleknya wajah orang itu, ia mendapat sebutan “Si Hantu”.
    – Harimau loreng sering disebut “Si Belang”.
Demikian kami sampaikan Cara menggunakan Tanda Baca Garis Miring dan Tanda Petik, terimakasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.
Cara menggunakan Tanda Baca Garis Miring dan Tanda Petik | Ambar | 4.5